Senin, 31 Januari 2011

panduan trims

Daftar Isi

A. PENDAHULUAN 3
B. PETUNJUK PENGISIAN DATA PENDIDIKAN 6
1. Identitas dan Kondisi Sekolah 6
2. Data Siswa 19
3. Jumlah Lulusan & Ranking Sekolah 21
4. Nilai Rata-rata Mata Pelajaran di Ujian Nasional 22
5. Jumlah Siswa Berdasarkan Usia 22
6. Data Guru Sekolah dan Tenaga Kependidikan Non Guru 24
C. PETUNJUK PENGISIAN DATA KEUANGAN 25














A. PENDAHULUAN


Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah/Tools for Reporting Information Management by School (TRIMS) merupakan sistem informasi pendidikan yang diharapkan mampu mensinkronisasi data-data penting yang telah dikumpulkan oleh sekolah, dinas cabang/UPT, Dinas/Kanwil di tingkat kabupaten/Kota, Provinsi dan Kementrian Pendidikan Nasional. EMIS-TRIMS dibuat berdasarkan format pelaporan yang telah ada sebelumnya sehingga sekolah dapat melakukan input data dengan mudah. EMIS-TRIMS juga dilengkapi dengan indikator pendidikan di sekolah berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga data yang diinput oleh sekolah nantinya dapat dimanfaatkan oleh sekolah dalam menyusun Rencana Pengembangan Sekolah (RPS), Renstra Sekolah, Renja Kepala Sekolah dan dokumen perencanaan lainnya. Bagi Kementrian Pendidikan Nasional dan Kementrian Agama, dengan adanya EMIS-TRIMS diharapkan dapat menyediakan data yang mendukung dalam proses penentuan kebijakan, perencanaan, monitoring dan manajemen.
Meskipun demikian, perangkat komputer yang diperlukan untuk melakukan input aplikasi TRIMS tidak selalu dimiliki oleh sekolah. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia di sekolah dalam mengaplikasikan komputer, keterbatasan pasokan listrik dan sambungan internet di sekolah juga merupakan tantangan bagi implementasi TRIMS.

Atas dasar tersebut, disusun TRIMS – versi cetak sebagai bridging atau alat bantu bagi sekolah sebelum melakukan input TRIMS ke dalam komputer. Panduan ini merupakan panduan pengisian TRIMS – versi cetak. Meskipun demikian, sekolah diharapkan tetap melakukan input aplikasi TRIMS melalui komputer (PC) atau laptop setelah mengisi TRIMS – versi cetak (Gambar 1).

Adapun Panduan TRIMS versi cetak terdiri dari tiga bab, yaitu:
A. Pendahuluan
B. Petunjuk Pengisian Data Pendidikan
C. Petunjung Pengisian Data Keuangan
Bab Petunjuk Pengisian Data Sekolah secara umum menjelaskan cara pengisian tujuh jenis data yang termasuk dalam lingkup Data Pendidikan. Delapan data tersebut antara lain:
1) Identitas dan kondisi sekolah, termasuk sarana dan prasarana, kualitas, ketersediaan sumber daya, kurikulum, manajemen, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan sertifikasi guru.
2) Data siswa berdasarkan jenis kelamin, termasuk nilai rata-rata ujian akhir, jumlah mutasi masuk, tinggal kelas dan jumlah rombongan belajar.
3) Peran Komite Sekolah yang terkait dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
4) Jumlah lulusan dan ranking sekolah di tingkat kabupaten/kota.
5) Nilai rata-rata mata pelajaran di Ujian Nasional.
6) Jumlah siswa berdasarkan usia.
7) Data guru, termasuk tanggal lahir, posisi, status, waktu mulai bertugas, tingkat pendidikan, sertifikasi, usia dan lama mengajar.
8) Data tenaga kerja non kependidikan, termasuk tanggal lahir, posisi, status, waktu mulai bertugas, tingkat pendidikan, sertifikasi, usia dan lama mengajar.
Sedangkan Bab Petunjuk Pengisian Data Keuangan memaparkan tentang cara pengisian dua jenis data, yaitu :
1) Laporan keuangan sekolah yang terdiri dari pemasukan dan pengeluaran.
2) Data rekening sekolah.














Gambar 1. Tahapan Mengoperasikan TRIMS

B. PETUNJUK PENGISIAN DATA PENDIDIKAN

Data pendidikan pada TRIMS versi cetak terdiri dari tujuh tabel, dengan rincian sebagai berikut :
1. Identitas dan Kondisi Sekolah
Pertama-tama, sekolah akan diminta untuk mengisi level dan identitas sekolah seperti pada tabel berikut ini.
Tabel 1.1. Kontak Sekolah
Level Sekolah (berikan tanda  ):
 SD  MI  SMP  MTs  SMA  SMK  MA
NPSN: Nama Sekolah:*
Fax:
Telepon:
Provinsi : Email: Desa:
Kabupaten/Kota: GPS (koordinat)** Bujur:
Kecamatan: Lintang:
Semester_____Tahun Ajaran____/____


Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN): adalah kode/nomor pengenal sekolah yang bersifat unik dan membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya. Tuliskan NPSN dengan angka yang benar. NPSN terdiri dari 8 digit angka. Bila sekolah belum memiliki NPSN, maka Dinas Pendidikan mesti memberi nomor sementara.
Nama Sekolah: Isilah nama resmi sekolah tanpa disertai dengan level dan status sekolah. Sebagai contoh, jika Anda berasal dari SDN Duren Seribu 4, Depok maka yang Anda tulis ialah “Duren Seribu 4, Depok”.
Kontak Sekolah: yang dimaksud disini termasuk kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kelurahan.
Fax: tuliskan nomor fax resmi (termasuk kode wilayah) yang dimiliki dan digunakan sekolah
Telepon: tuliskan nomor fax resmi (termasuk kode wilayah) yang dimiliki dan digunakan sekolah. Jika tidak ada, dapat diganti dengan nomor telepon genggam Kepala Sekolah.
Email: alamat email resmi yang dimiliki dan digunakan sekolah
Koordinat GPS: Ini adalah koordinat bujur dan lintang yang akan mendeskripsikan lokasi sekolah Anda pada peta. Koordinat ini bisa diperoleh menggunakan sistem satelit yang cukup rumit. Koordinat dapat diperoleh menggunakan alat GPS atau telepon genggam yang memiliki fitur GPS. Koordinat diambil di depan gerbang sekolah untuk standarisasi.
Contoh: Koordinat suatu sekolah di Banda Aceh (Utara Katulistiwa) ialah 5°33'55.65" LU (dibaca: lima derajat Lintang Utara, tiga puluh tiga menit, lima puluh lima koma enam puluh lima detik) dan 95°20'5.95" BT (Sembilan puluh lima derajat Bujur Timur, dua puluh menit, lima koma sembilan puluh lima detik).
Semester/Tahun Ajaran : yang dimaksud dengan semester disini ialah berdasarkan Tahun Ajaran, dimana semester 1 dimulai pada Bulan Juli sedangkan semester 2 pada Bulan Januari. Contoh: jika sekolah mengisi “semester 2 Tahun Ajaran 2010/2011” maka data siswa yang diisi ialah keadaan siswa per Januari 2011, sedangkan data keuangan diisi untuk periode Juni-Desember 2010
Isian selanjutnya ialah identifikasi, seperti pada tabel berikut ini:
Tabel 1.2. Identifikasi Identitas Sekolah
Sekolah negeri atau swasta?  negeri  swasta
Nomor Statistik Sekolah/ Madrasah (NSS/NSM) : .______________________ (isi dengan angka)

Sekolah Swasta: Sekolah yang dikelola secara swasta oleh badan non-pemerintah dan tidak didanai oleh pajak negara.

Nomor Statistik Sekolah (NSS): ialah angka identitas yang diperuntukkan bagi lembaga pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sedangkan Nomor Statistik Madrasah (NSM): ialah nomor identitas yang diperuntukkan bagi lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Dalam mengisi NSS/NSM harap didahului dengan tanda koma atas (‘) baru diikuti dengan nomor NSS/NSM.



Kemudian sekolah akan diminta untuk mengisi data sarana dan prasana berikut ini:
Tabel 1.3. Sarana dan Prasarana Sekolah
Jumlah laboratorium/tempat praktikum? ........ ruangan (isi dengan angka)
Ada ruang guru lengkap dengan furniturnya?  ya  tidak
Ada akses air bersih?  ya  tidak  tidak memadai
Ada akses listrik?  ya  tidak  kadang-kadang
Ada sarana olahraga?  ya  tidak  tidak memadai
Jumlah toilet (yang berfungsi) untuk siswa perempuan?.......ruangan
(isi dengan angka)
Jumlah toilet (yang berfungsi) untuk siswa laki-laki? ....... ruangan
(isi dengan angka)
Jumlah toilet (yang berfungsi) untuk staf sekolah? ....... ruangan
(isi dengan angka)
Apakah sekolah memerlukan renovasi?  tidak  ringan sedang  berat
Apakah furnitur sekolah butuh perbaikan?
 tidak  sebagian  sebagian besar


Jumlah Laboratorium/ Tempat Praktikum: pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) dinyatakan bahwa setiap SMP/ MTs memiliki 1 buah lab sains dengan kursi dan meja untuk 36 dan setidaknya satu alat peraga untuk demonstrasi dan eksperimen siswa. Dengan demikian, satu buah lab sains dihitung bila memenuhi kedua kriteria tersebut. Karena tidak ada penjelasan SPM untuk SD/ MI maka pengisian TRIMS mengikuti standar SMP.
Ada Ruang Guru Lengkap Dengan Furniturnya: Setiap SD/ MI dan SMP/MTs memiliki satu ruang guru dengan kursi dan meja untuk tiap guru dan tenaga kependidikan; dan untuk SMP/MTs harus memiliki ruang kepala sekolah yang terpisah. Pilihan dijawab “ya” bila memenuhi kriteria tersebut dan “tidak” bila kriteria tersebut tidak terpenuhi.
Ada Akses Air Bersih: Sekolah memiliki akses terhadap air pipa, air sumur gali, air sumur pompa atau tadah hujan dengan supply air yang stabil setiap tahun. Bagi sumur gali maupun sumur pompa minimal berjarak 10 meter dari septic tank. Bila memenuhi semua kriteria tersebut, maka dijawab “ya”. Bila memiliki akses terhadap air pipa, air sumur gali, air sumur pompa maupun tadah hujan akan tetapi supply air tidak stabil atau jarak sumur gali atau septic tank maka dikategorikan sebagai “tidak memadai”. Bila tidak memiliki akses terhadap minimal salah satu dari air pipa, air sumur gali, air sumur pompa maupun tadah hujan, maka dikategorikan sebagai “tidak”
Ada Akses Listrik: memiliki akses terhadap listrik, apapun sumbernya, misalnya PLN, genset maupun sumber listrik yang lain. Bila memiliki akses listrik tersebut dan lancar, maka dijawab “ya.” Bila memiliki akses listrik tersebut dan tidak lancar, maka dijawab “kadang-kadang.” Bila tidak memiliki akses listrik tersebut, dijawab “tidak”.
Ada Sarana Olah Raga: Jika sekolah memiliki lapangan olahraga dan peralatan olah raga maka dijawab “ya”. Bila tidak memenuhi dua kriteria tersebut atau hanya ada salah satu saja maka dijawab “tidak”.
Jumlah Toilet (Yang Berfungsi) Untuk Siswa Perempuan: Toilet yang digunakan khusus untuk siswa perempuan yang masih berfungsi/digunakan.
Jumlah Toilet (Yang Berfungsi) Untuk Siswa Laki-Laki: Toilet yang digunakan khusus untuk siswa laki-laki yang masih berfungsi/digunakan.
Bila sekolah hanya mempunyai 1 (satu) toilet untuk seluruh siswa baik laki-laki maupun perempuan maka isilah jumlah toilet pada salah satu pertanyaan. Sebagai contoh, jika total jumlah siswa laki-laki lebih banyak daripada perempuan, maka isilah “1” untuk laki-laki, “0” untuk perempuan dan sebaliknya.
Jumlah Toilet (Yang Berfungsi) Untuk Staf Sekolah: Toilet yang digunakan khusus untuk staf sekolah, misalnya: kepala sekolah, guru, dan staf kependidikan lainnya.
Apakah Sekolah Perlu Renovasi: diisi “tidak” jika tidak terdapat bangunan penting sekolah (misalnya ruang kelas, laboratorium, perpustakaan dan ruang guru) yang memerlukan renovasi. Diisi “ringan” jika terdapat bangunan penting sekolah mengalami kerusakan terutama pada komponen non struktural seperti penutup atap, langit-langit (plafond), penutup lantai dan dinding pengisi. Diisi “sedang” jika sekolah mengalami kerusakan pada sebagian komponen struktural. Adapun pilihan “berat” jika bangunan sekolah memerlukan rehabilitasi berat dimana telah terjadi kerusakan pada seluruh komponen struktural (seperti pondasi, kolom, struktur atap, struktur lantai, dan lain sebagainya) dan jika terdapat kerusakan pada sebagian besar komponen bangunan (baik struktural maupun non struktural).
Apakah Furnitur Sekolah Butuh Perbaikan: diisi “tidak” jika tidak ada mebeler penting sekolah (seperti kursi dan meja di ruang kelas) yang memerlukan perbaikan. Diisi “sebagian” jika terdapat sebagian kecil mebeler yang membutuhkan perbaikan. Diisi “sebagian besar” jika sebagian besar mebeler memerlukan perbaikan.
Data selanjutnya ialah terkait dengan kualitas sekolah, berikut rinciannya :
Tabel 1.4. Kualitas Sekolah


Sekolah ini dikunjungi pengawas tiap bulan?  ya  tidak  kadang-kadang
Kepsek melakukan pengawasan langsung ke ruang kelas?
 ya  tidak  kadang-kadang
Guru menyerahkan laporan hasil belajar siswa?  ya  tidak  kadang-kadang
Kepsek menyerahkan laporan akhir siswa ke orang tua?
 ya  tidak  kadang-kadang


Sekolah Ini Dikunjungi Pengawas Tiap Bulan: Dalam hal ini yang dinilai adalah kunjungan dan alokasi waktu. Standar Pelayanan Minimal (SPM) menyebutkan bahwa kunjungan dilakukan minimal satu kali dalam 1 bulan dengan waktu 3 jam. Bila datang kurang dari 3 jam tetapi datang lebih dari 1 kali dalam satu bulan, maka akan dihitung berdasar total alokasi waktu kunjungan dalam 1 bulan. Bila memenuhi kriteria tersebut berarti dijawab “ya”. Jika jarang atau tidak pernah dikunjungi pengawas tiap bulan maka dijawab “tidak”. Jika kunjungan tidak rutin tiap bulan maka dijawab “kadang-kadang”.
Kepsek Melakukan Pengawasan Langsung ke Tiap Kelas: Kepala sekolah melakukan supervisi kelas dan memberikan umpan balik kepada guru dua kali dalam setiap semester. Bila memenuhi kriteria tersebut berarti dijawab “ya” bila hanya satu kali dalam setiap semester maka dijawab “kadang-kadang”. Dan jika jarang atau tidak tidak pernah menerima supervisi dari Kepala Sekolah maka dijawab “tidak”.
Guru Menyerahkan Laporan Hasil Belajar Siswa: Setiap guru menyampaikan laporan hasil evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada Kepala Sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik. Bila memenuhi kriteria tersebut berarti dijawab “ya” bila bersifat tidak rutin atau tidak konsisten maka dijawab “kadang-kadang”. Jika guru tidak pernah atau jarang menyerahkan hasil belajar siswa maka dijawab “tidak”.
Kepsek Menyerahkan Laporan Akhir Siswa Ke Orang Tua: Kepala Sekolah atau Madrasah menyampaikan laporan hasil Ulangan Akhir Semester (UAS) dan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) serta Ujian Akhir (US/UN) kepada orang tua peserta didik. Bila memenuhi kriteria tersebut berarti dijawab “ya”. Bila penyerahan laporan akhir bersifat tidak rutin atau tidak konsisten maka dijawab “kadang-kadang”. Dan jika jarang atau tidak pernah maka dijawab “tidak”.
Tabel 1.5. Sumber Daya Sekolah

Jumlah total buku teks yang tersedia untuk siswa? ....... set (isi dengan angka)
Sekolah memiliki alat bantu belajar sains?  ya  tidak
Sekolah memiliki perpustakaan atau bahan bacaan?
 ya  tidak


Jumlah Total Buku Teks yang Tersedia untuk Siswa:
SPM untuk Buku :
• Setiap SD dan MI menyediakan buku teks yang sudah disertifikasi oleh Pemerintah mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS dengan perbandingan satu set untuk setiap peserta didik.
• Setiap SMP dan MTS menyediakan buku teks yang sudah disertifikasi oleh Pemerintah mencakup semua mata pelajaran dengan perbandingan satu set untuk setiap peserta didik.
Agar penghitungan jumlah buku di sekolah untuk pengisian TRIMS versi cetak bisa sesuai dengan SPM untuk masing-masing tingkatan, maka jumlah buku yang dimasukkan ke dalam TRIMS versi cetak adalah jumlah set buku yang sesuai dengan SPM. Yang dimaksud dengan set adalah kumpulan buku yang sesuai untuk tiap anak. Minimal 1 buku yang sesuai untuk setiap set.
Contoh 1: Sekolah A memiliki 100 set buku Matematika penerbit A dan 50 buku Matematika penerbit B, maka akan dihitung memiliki 100 set buku Matematika.
Contoh 2: Sekolah X memiliki 100 siswa. Daftar buku yang ada di sekolah tersebut adalah: 110 set Bahasa Indonesia, 100 set Matematika, 90 set IPA, 90 set IPS dan 100 set Bahasa Daerah. Maka yang ditulis di TRIMS ialah 100 set, dimana jumlah siswa = jumlah set buku (tidak bias). Dalam hal ini, 1 set buku terdiri dari 1 buku Bahasa Indonesia + 1 buku Matematika + 1 buku IPA + 1 buku IPS. Sedangkan buku Bahasa Daerah tidak masuk kedalam penghitungan sebab diluar SPM
Tabel 1.6. Kurikulum Sekolah

Sekolah menyusun dan menetapkan KTSP?  ya  tidak
Jumlah guru yang menyusun RPP? ....... orang (isi dengan angka)
Jumlah guru yang melaksanakan evaluasi belajar? .....orang (isi dengan angka)

.
Sekolah Memiliki Alat Bantu Belajar Sains: Pada SPM, tiap SD dan MI menyediakan satu set peraga IPA dan bahan yang terdiri dari kerangka manusia, model tubuh manusia, bola dunia (globe), contoh peralatan optik, kit IPA untuk eksperimen dasar, dan poster IPA. Jika sekolah memenuhi kriteria tersebut pertanyaan dijawab “ya”, dan sebaliknya, jika sekolah tidak memenuhi maka dijawab “tidak”. Karena tidak ada pembahasan SPM ini untuk SMP dan MTs, maka kriteria diatas juga berlaku.
Sekolah Memiliki Perpustakaan atau Bahan Bacaan: Setiap SD dan MI memiliki 100 judul buku pengayaan dan 10 buku referensi, dan setiap SMP dan MTs memiliki 200 judul buku pengayaan dan 20 buku referensi. Bila sekolah memenuhi kriteria tersebut, maka dijawab “ya”, dan jika tidak memenuhi maka dijawab “tidak”.
Sekolah Menyusun dan Menerapkan KTSP: Dalam SPM, satuan pendidikan diharapkan menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sesuai ketentuan yang berlaku. Berdasarkan Permendiknas No. 15 Th 2010, yang menyusun KTSP adalah unit pendidikan. Bila sekolah menyusun dan menerapkan KTSP, maka pilihlah “ya” dan jika sebaliknya maka dijawab “tidak”.
Jumlah Guru Yang Menyusun RPP: Dalam SPM, setiap guru menerapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun berdasarkan silabus untuk setiap mata pelajaran yang diampunya. Jumlah guru yang ditulis pada TRIMS versi cetak dalah jumlah guru yang melaksanakan hal tersebut.
Jumlah Guru Yang Melaksanakan Evaluasi Belajar: Dalam SPM, setiap guru diharapkan mengembangkan dan menerapkan program penilaian untuk membantu meningkatkan kemampuan belajar peserta didik. Jumlah guru yang ditulis pada TRIMS versi cetak adalah jumlah guru yang melaksanakan hal tersebut.
Tabel 1.7. Manajemen Sekolah
Sekolah ini menggunakan sistem manajemen berbasis sekolah?  ya  tidak
(terisi secara otomatis)
Jumlah hari dalam satu tahun ajaran di sekolah? ....... hari
(isi dengan angka, minimal 34 minggu atau 204 hari)
Jumlah total absen guru per tahunnya? ....... hari (isi dengan angka)
Jumlah total absen siswa per tahunnya? ....... hari (isi dengan angka)
Sekolah ini menerima pelatihan BOS?  ya  tidak
Sekolah ini memiliki Rencana Pengembangan Sekolah?  ya  tidak
Sekolah ini memiliki komite yang beranggotakan orangtua?  ya  tidak
Jumlah siswa yang dibebaskan biaya? ....... orang (isi dengan angka)
Jumlah siswa dengan kebutuhan khusus? ....... orang (isi dengan angka)


Sekolah Ini Menggunakan Manajemen Berbasis Sekolah: Dalam SPM dinyatakan bahwa setiap satuan pendidikan menerapkan prinsip-prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Jawaban akan terisi otomatis dalam aplikasi TRIMS.
Jumlah Hari Dalam Salah Satu Tahun Ajaran Di Sekolah Ini: Total jumlah hari belajar yang dilaksanakan di sekolah dalam 1 tahun ajaran, minimal 34 minggu atau 204 hari diluar Hari Minggu dan Hari Libur Nasional.
Jumlah Total Absen Guru Per Tahun: Agregat dari ketidakhadiran semua guru dalam satu tahun ajaran

Jumlah Total Absen Siswa Per Tahun: Agregat dari ketidakhadiran semua siswa dalam satu tahun ajaran

Sekolah Ini Menerima Pelatihan BOS: Sekolah menerima pelatihan BOS, baik yang diselenggarakan manajemen BOS propinsi, manajemen BOS kabupaten maupun pihak ketiga. Bila memenuhi kriteria ini maka dijawab “ya” dan bila tidak memenuhi dijawab “tidak”

Sekolah Ini Memiliki Rencana Pengembangan Sekolah (RPS): Bila sekolah memiliki Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) maka dijawab “ya” dan bila sebaliknya maka dijawab “tidak”

Sekolah Ini Memiliki Komite Yang Beranggotakan Orang Tua: Bila sekolah memiliki komite yang beranggotakan orang tua, maka dijawab “ya” dan bila sebaliknya maka dijawab “tidak”. Bagi sekolah swasta yang memiliki komite sekolah namun anggotanya berasal dari yayasan (bukan dari unsur orang tua), maka dijawab “tidak”.


Jumlah Siswa Yang Dibebaskan Biaya: Dalam konteks ini, siswa yang dibebaskan biaya adalah siswa yang kurang beruntung secara ekonomi: Yang dimasukkan kedalam TRIMS versi cetak adalah siswa yang tidak dipungut biaya sama sekali (bagi sekolah negeri) dan siswa yang tidak dipungut biaya sama sekali maupun dikurangi pungutannya (bagi sekolah swasta) pada tahun sebelumnya.
Jumlah Siswa Dengan Kebutuhan Khusus: Siswa dengan kebutuhan khusus adalah siswa yang berhak menerima proses pembelajaran yang dirancang khusus atau belajar di Sekolah Luar Biasa (SLB). Yang ditulis pada TRIMS versi cetak adalah jumlah siswa yang memenuhi dengan kriteria tersebut di sekolah Anda. Kategori ini tidak mencakup siswa dalam program pendidikan untuk anak berbakat atau program “akselerasi.”


Tabel 1.8. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Sertifikasi
Jumlah komputer yang berfungsi? ....... unit (isi dengan angka)
Sekolah ini memiliki koneksi internet yang aktif?  ya  tidak  kadang-kadang
Sekolah ini secara aktif berhubungan dengan JARDIKNAS?
 ya  tidak  kadang-kadang
Jumlah guru yang terlatih dalam penggunaan TIK? ....... orang (isi dengan angka)
Sekolah ini memiliki kapasitas untuk mengatasi masalah terkait TIK?
 ya  tidak  kadang-kadang
Jumlah guru bersertifikasi? ....... orang (isi dengan angka)
Apakah Kepsek berijazah S1/D-IV & bersertifikasi?  ya  tidak
Jumlah guru perempuan? ....... orang (isi dengan angka)
Guru tetap sudah bekerja 35 jam per minggu?  ya  tidak


Jumlah Komputer Yang Berfungsi: Jumlah komputer, baik PC maupun Laptop, yang masih berfungsi dengan baik dan layak untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan operasional sekolah.

Sekolah Ini Memiliki Koneksi Internet Yang Aktif: Sekolah memiliki koneksi internet, baik melalui sambungan speedy, modem eksternal atau Jardiknas yang dibiayai pusat maupun sambungan internet lainnya, yang lancar dan bisa digunakan untuk kegiatan operasional sekolah. Bila memenuhi kriteria ini, maka dijawab “ya” dan bila sebaliknya dijawab “tidak”

Sekolah Ini Secara Aktif Berhubungan Dengan Jardiknas: Sekolah melakukan hubungan dengan Jardiknas, melalui Padatiweb milik Balitbang pada situs http://www.padatiweb.depdiknas.go.id baik dalam pembuatan nomor pokok sekolah nasional (NPSN), pembuatan nomor induk siswa nasional (NISN), koneksi internet maupun hal lainnya yang terkait dengan Jardiknas. Bila memenuhi salah satu kriteria yang disebutkan, maka dijawab “ya” dan bila sebaliknya dijawab “tidak”

Jumlah Guru yang Terlatih di Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK): yang dimaksud dengan guru yang terlatih di bidang TIK adalah guru yang memiliki ijasah/ sertifikat atau diakui oleh atasan bahwa guru tersebut terlatih TIK

Sekolah Ini Memiliki Kapasitas Untuk Mengatasi Masalah Terkait TIK: sekolah memiliki sumber daya yang cukup untuk menangani masalah ringan (install, scan virus dan sebagainya) yang berkaitan dengan TIK



Jumlah Guru Yang Bersertifikasi:
Tuliskan jumlah guru yang bersertifikasi. Adapun SPM untuk sertifikasi ialah sebagai berikut:
Untuk SD dan MI  minimal tersedia 2 (dua) orang guru yang telah memiliki sertifikat pendidik.
Untuk SMP dan MTs  minimal tersedia 1 orang guru yang sudah bersertifikat untuk masing-masing mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Apakah Kepala Sekolah Memiliki Ijasah S1 dan Bersertifikasi: Pilih “ya” bila kepala sekolah memenuhi ketua kriteria tersebut. Pilih “tidak” bila tidak bisa memenuhi salah satu atau kedua kedua kriteria tersebut
Jumlah Guru Perempuan: Diisi berdasarkan total jumlah guru perempuan yang ada di sekolah.
Guru tetap sudah bekerja 35 jam per minggu: SPM No.19 menyatakan bahwa setiap guru tetap bekerja minimal 35 jam per minggu di satuan pendidikan. Pilih “ya” bila sekolah memenuhi ketua kriteria tersebut. Pilih “tidak” bila belum memenuhi kriteria tersebut
Tabel 1.9. Transparansi dan Akuntabilitas

Berikan tanda  pada pertanyaan berikut ini:
1. Apakah komite sekolah menyetujui rencana anggaran sekolah?  ya  tidak
2. Apakah sekolah mempunyai rencana pengadaan barang dan jasa?  ya  tidak
3. Apakah komite sekolah melakukan review laporan keuangan sekolah?  ya  tidak
4. Apakah komite sekolah menyetujui laporan keuangan sekolah tersebut?  ya  tidak
5. Apakah sekolah mengumumkan penggunaan dana di papan pengumuman sekolah?  ya  tidak

Apakah Komite Sekolah menyetujui rencana anggaran sekolah : jika ketua komite kekolah atau perwakilannya ikut menandatangani RAPBS atau RKAS maka pilihlah jawaban “ya” dan sebaliknya.

Apakah sekolah mempunyai rencana pengadaan barang dan jasa : jika sekolah membuat Format BOS 13, Lembar Perbandingan barang dan jasa maka pilihlah jawaban “ya”.

Apakah Komite Sekolah melakukan review laporan keuangan sekolah : jika ketua komite sekolah atau perwakilannya ikut mencermati dan memberi masukan bagi laporan keuangan sekolah maka pilihlah jawaban “ya” dan sebaliknya.

Apakah Komite Sekolah menyetujui laporan keuangan sekolah : jika ketua komite sekolah atau perwakilannya ikut menandatangani laporan keuangan sekolah maka pilihlah jawaban “ya” dan sebaliknya.

Apakah sekolah mengumumkan penggunaan dana di papan pengumuman sekolah : yang dimaksud dengan mengumumkan penggunaan dana di papan pengumuman sekolah ialah jika sekolah mengumumkan penggunaan dana sekolah di papan pengumuman, dimana pengumuman tersebut diperbaharui secara reguler dan papan pengumuman diletakkan di tempat yang dapat diakses oleh orang banyak. Jika memenuhi hal tersebut maka pilihlah jawaban “ya” dan sebaliknya.

2. Data Siswa
Tabel 2. Data Siswa
2010 2011 Level
Siswa Nilai Siswa Tinggal kls Transfer Masuk Perempuan Laki2 Rombel
Kelas 1 SD/MI
Kelas 2
Kelas 3
Kelas 4
Kelas 5
Kelas 6
Kelas 7 SMP/MTs
Kelas 8
Kelas 9
Kelas 10 SMA/SMK/MA
Kelas 11
Kelas 12

Setelah selesai mengisi identifikasi dan kondisi sekolah maka langkah selanjutnya ialah mengisi tabel data siswa. Mohon perhatikan petunjuk dan contoh berikut ini mengingat perhitungan data siswa membutuhkan ketelitian.
Siswa : Isilah kolom siswa sejumlah siswa yang terdaftar di sekolah Anda dalam tahun ajaran tertentu. Dengan kata lain, yang termasuk jumlah siswa disini ialah seluruh siswa yang absensinya dicatat dan dilaporkan.
Nilai : Nilai rata-rata ujian akhir semester dalam skala 100
Tinggal Kelas: Siswa yang terdaftar di kelas atau tingkat yang sama pada suatu program pendidikan untuk kedua kalinya.
Transfer Masuk: Jumlah siswa mutasi masuk ke sekolah Anda
Rombel : Jumlah rombongan belajar tiap jenjang kelas
Contoh: Data Siswa SDN Duren Seribu 4, Depok ialah sebagai berikut:
Kelas Nilai Rata2 Ujian Akhir Tahun Ajaran 2009/2010 2010/2011 Jumlah siswa baru TA 2010/2011 kelas 1 = 96 siswa
Jumlah Siswa Tidak Naik Keluar Mutasi Masuk
1 7.02 95 4 1 3
2 6.78 97 3 0 0
3 8.54 98 0 1 0
4 7.56 101 1 0 1
5 8.74 99 0 0 0
6 7.81 94 2 1 0
Maka data yang ditulis pada TRIMS versi cetak ialah sebagai berikut:
2009 2010 Level
Siswa Nilai Siswa Tinggal kls Transfer Masuk Perempuan Laki2 Rombel
Kelas 1 97 70,2 103 4 3 50 47 3 SD/MI
Kelas 2 97 67.8 93 3 0 47 50 3
Kelas 3 98 85.4 94 0 0 35 63 3
Kelas 4 101 75.6 99 1 1 44 57 4
Kelas 5 99 87.4 100 0 0 42 57 4
Kelas 6 94 78.1 101 2 0 45 49 3

Angka maksimum untuk pengisian “Nilai” di Tabel 2. Data siswa ialah 100. Hal ini berbeda dengan Tabel 4, dimana maksimum nilai Ujian Nasional ialah 10

Perhatikan bahwa:
• Jumlah siswa kelas 1 pada tahun 2010 menjadi 103, sebagai hasil dari 96 siswa baru (TA 2010/2011) + 4 siswa tidak naik dari TA 2009/2010 + 3 siswa mutasi/transfer masuk.
• Jumlah siswa kelas 2 menjadi 93, sebagai hasil dari 97 siswa – 4 siswa yang tinggal kelas (dari kelas 1)
• Jumlah siswa kelas 4 menjadi 99, sebagai hasil dari 98 siswa dari kelas 3 yang naik ke kelas 4 + 1 siswa mutasi/transfer masuk.
• Kolom jumlah siswa laki-laki akan terisi secara otomatis dalam aplikasi setelah Anda menginput jumlah siswa perempuan


3. Jumlah Lulusan & Ranking Sekolah
Data ini diperlukan agar tiap sekolah dapat membandingkan prestasi dengan sekolah lain di wilayahnya, dalam hal ini kabupaten/kota. Jika Anda tidak mengetahui jumlah sekolah dan ranking sekolah, maka informasi ini dapat diperoleh melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Tabel 3. Jumlah Lulusan & Ranking Sekolah

Jumlah Lulusan: _____ orang Jumlah sekolah di Kab/Kota (sesuai level):
Ranking sekolah se-Kab/kota:


Jumlah Lulusan: Jumlah siswa yang sukses menyelesaikan semua persyaratan program pendidikan termasuk Ujian Nasional, khususnya kelas 6 untuk SD/MI, kelas 9 untuk SMP/MTs dan kelas 12 untuk SMA/SMK/MA.

Jumlah Sekolah Di Kab/Kota : Tuliskan jumlah seluruh sekolah (sesuai level) di kabupaten/kota tempat sekolah Anda berada. Contoh: jika Anda berasal dari SDN Duren Seribu 4, Kota Depok maka yang harus ditulis ialah jumlah Sekolah Dasar yang ada di Kota Depok.

Ranking Sekolah Se-Kab/Kota: Tuliskan ranking sekolah Anda (sesuai level) di kabupaten/kota tempat sekolah Anda berada. Contoh: jika Anda berasal dari SMUN 70, Jakarta Selatan maka yang harus ditulis ialah ranking sekolah Anda dibandingkan dengan SMU lainnya se-Jakarta Selatan.

4. Nilai Rata-rata Mata Pelajaran di Ujian Nasional
Tuliskan nilai-rata-rata dari mata pelajaran dalam Ujian Nasional terakhir sesuai dengan level sekolah Anda.
Core subject terdiri dari mata pelajaran Matematika (Mtk), Bahasa Indonesia (B.Indo) dan Bahasa Inggris (B.Ing). Science terdiri dari mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Fisika, Kimia dan Biologi. Social terdiri dari mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ekonomi (Eko) dan Geografi (Geo). Sedangkan language/bahasa terdiri dari mata pelajaran Bahasa Asing (B.Asing), Sastra dan Antropologi. Perhatikan bahwa angka maksimal pengisian nilai pada Tabel 4 ialah 10.

Tabel 4. Nilai Rata-rata Mata pelajaran di Ujian Nasional
Core Subject Science
Mtk B.Indo B.Ing IPA Fisika Kimia Biologi

Social Language
IPS Eko Geo Sosio B.Asing Sastra Antro



5. Jumlah Siswa Berdasarkan Usia
Tuliskan jumlah siswa Anda berdasarkan usia dan jenis kelamin, sesuai dengan level sekolah Anda. Contoh: jika Anda berasal dari SMPN 19, Jakarta Selatan maka pada baris (1) mengacu pada jumlah siswa dengan usia < 13 tahun; baris (2) mengacu pada jumlah siswa dengan usia 13-15 tahun; dan baris (3) mengacu pada jumlah siswa dengan usia = 13 tahun.



Tabel 5 Jumlah Siswa Berdasarkan Usia
No. Usia Siswa Perempuan Laki-laki
(1) < 7 tahun untuk SD/MI
< 13 tahun untuk SMP/MTs
< 16 tahun untuk SMA/SMK/MA
(2) 7-12 tahun untuk SD/MI
13-15 tahun untuk SMP/MTs
16-18 tahun untuk SMA/SMK/MA
(3) = 7 tahun untuk SD/MI
= 13 tahun untuk SMP/MTs
= 16 tahun untuk SMA/SMK/MA
Perhatikan bahwa No.(3) adalah bagian dari (2)



6. Data Guru Sekolah dan Tenaga Kependidikan Non Guru
Tabel Data Guru untuk kepentingan layout disusun portrait tanpa mengubah substansi.
Tabel 6. Data Guru Sekolah*
ID Nama Tgl Lahir Pangkat Status Tgl Mulai
(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Mapel Tingkat Pendidikan Bersertifikasi Jenis Kelamin
(7) (8) (9) (10)

*Format Tabel Tenaga Kependidikan Non Guru sama seperti Tabel Data Guru

Petunjuk pengisian Tabel Data Guru Sekolah dan Tabel Tenaga Kependidikan Non Guru:
(1) ID: NUPTK terbaru
(2) Nama: nama lengkap tanpa gelar
(3) Tanggal lahir: ditulis dengan format tanggal/bulan/tahun
(4) Pangkat: pilih salah satu diantara pilihan berikut  non PNS, pratama, pratama tk.1, muda, muda tk.1, madya, madya tk.1, dewasa, dewasa tk.1, dewasa, dewasa tk.1, pembina, pembina tk.1, pembina utama muda, pembina utama muda tk.1, dewasa, dewasa tk.1, pembina, pembina tk.1, pembina utama muda, pembina utama muda tk.1, pembina utama.
(5) Status: pilih salah satu diantara pilihan berikut: sementara, PNS (Pegawai Negeri Sipil), GTY (Guru Tetap Yayasan)
(6) Tgl Mulai: tanggal mulai mengajar untuk pertama kali, ditulis dengan format tanggal/bulan/tahun
(7) Mapel : tuliskan mata pelajaran yang menjadi tanggung jawab staf, jika seseorang mengajar lebih dari satu mata pelajaran maka harus memilih salah satunya untuk dicantumkan pada tabel diatas.
(8) Tingkat Pendidikan: pilih salah satu diantara pilihan berikut: S-1, S-2, D-1, D-2, D-3, D-4. Jika tingkat pendidikan staf tidak ada pada pilihan (misalnya lulusan SMA/SMK/MA), maka kolom “Tingkat Pendidikan” boleh dikosongkan.
(9) Bersertifikasi: pilih salah satu diantara pilihan berikut: ya atau tidak
(10) Jenis Kelamin : pilih salah satu  laki-laki atau perempuan



C. PETUNJUK PENGISIAN DATA KEUANGAN

Bab ini akan menjelaskan tata cara pengisian Data Keuangan. Pada TRIMS versi cetak, Isian Data Keuangan terdiri dari tiga bagian, yaitu : Laporan Keuangan Sekolah; Data Rekening Sekolah; dan Peran Komite Sekolah.
Tabel 1. Pemasukan Sekolah
BOS per Siswa per Semester Rp
Pemasukan (dalam rupiah)
Saldo Tahun Lalu
a. Biaya pendaftaran Rp
b. Komite Sekolah Rp
c. Lain-lain Rp
Pemerintah Kabupaten/kota (APBD 2)
a. DOP Rp
b. BOS Daerah Rp
c. Total Beasiswa Rp
d. Lain-lain Rp
Pemerintah Provinsi (APBD 1)
a. DOP Rp
b. BOS Daerah Rp
c. Total Beasiswa Rp
d. Lain-lain Rp
Pemerintah Pusat (APBN)
a. BOS aktual Rp
b. Total Beasiswa Rp
c. Lain-lain Rp
Pendapatan Rutin
a. Gaji dan Tunjangan Guru Rp

Isilah tabel 1 diatas berdasarkan laporan keuangan pada satu semester. Angka yang ditulis sejumlah nominal aslinya.
BOS Per Siswa: Nilai dana BOS pusat untuk tiap orang siswa untuk setiap semester. Nilai dana BOS persemester dihitung dari nilai dana BOS pusat per tahun dibagi dua. Nilai alokasi dana BOS per tahun bisa dilihat di Panduan BOS.

Pemasukan:
Saldo tahun lalu: Sisa saldo di rekening sekolah dari semester sebelumnya
Orang Tua dan Masyarakat:
a. Biaya Pendaftaran: Total jumlah dana yang diperoleh sekolah dari pembayaran biaya pendaftaran siswa baru dalam satu semester
b. Komite Sekolah: Total jumlah dana yang diperoleh sekolah dari sumbangan orang tua dalam satu semester
c. Lain-lain: Total jumlah dana yang diperoleh sekolah diluar pemasukan dari biaya pendaftaran dan komite sekolah dalam satu semester

Pemerintah Kab/Kota
a. DOP: Total jumlah dana DOP yang diperoleh sekolah dari pemerintah kabupaten/kota dalam satu semester
b. BOS Daerah: Total jumlah dana BOS yang diperoleh sekolah dari pemerintah kabupaten/kota dalam satu semester
c. Total Beasiswa: Total jumlah dana yang diperoleh dari pemerintah kabupaten/kota untuk digunakan sebagai beasiswa bagi siswa sekolah dalam satu semester
d. Lain-lain: Total jumlah dana yang diperoleh sekolah dari pemerintah kabupatan/kota diluar ketiga kategori diatas dalam satu semester

Pemerintah Propinsi:
a. DOP: Total jumlah dana DOP yang diperoleh sekolah dari pemerintah propinsi dalam satu semester
b. BOS Daerah: Total jumlah dana BOS yang diperoleh sekolah dari pemerintah propinsi dalam satu semester
c. Total Beasiswa: Total jumlah dana yang diperoleh dari pemerintah propinsi untuk digunakan sebagai beasiswa bagi siswa sekolah dalam satu semester
e. Lain-lain: Total jumlah dana yang diperoleh sekolah dari pemerintah propinsi diluar ketiga kategori diatas dalam satu semester

Pemerintah Pusat
a. BOS (Aktual): Total jumlah dana BOS yang diperoleh sekolah dari pemerintah pusat dalam satu tahun anggaran
b. Total Beasiswa: Total jumlah dana yang diperoleh dari pemerintah propinsi untuk digunakan sebagai beasiswa bagi siswa sekolah dalam satu semester
c. Lain-lain: Total jumlah dana lain yang diperoleh sekolah dari pemerintah pusat dalam satu semester

Gaji dan Tunjangan Guru: Total dana yang diperoleh sekolah untuk pembayaran gaji dan tunjangan guru.

Tabel 2. Data Rekening Sekolah

Nama Pemegang Rekening :
Nama Bank/Kantor Cabang :
Nomor Rekening :
Penandatangan 1 :
Penandatangan 2 :

Data Rekening Sekolah yang diisi harus berstatus aktif. Penandatangan 1 umumnya ialah Kepala Sekolah, sedangkan penandatangan 2 umumnya ialah bendahara sekolah


Nama Pemegang Rekening: tulislah nama pemegang rekening sekolah sesuai buku rekening Bank/ kantor pos.

Nama Bank/Kantor Cabang: tulislah nama bank dan kantor cabang atau nama kantor pos. Misalnya: BCA Cabang Pasar Minggu, Jakarta Selatan; Kantor Pos Bojong Sari, Depok.

Nomor Rekening: tulislah nomor rekening yang lengkap sesuai buku rekening Bank/kantor pos

Penandatangan 1: tulislah nama lengkap penandatangan 1 sesuai buku rekening Bank/kantor pos.

Penandatangan 2: tulislah nama lengkap penandatangan 1 sesuai buku rekening Bank/kantor pos.

Jika data siswa yang diisi ialah keadaan siswa per Januari 2011
(semester 2 Tahun Ajaran 2010/2011) maka isilah data keuangan
untuk periode Juni-Desember 2010



Setelah mengisi pemasukan maka langkah selanjutnya ialah mengisi tabel pengeluaran. Tabel ini merupakan Format BOS K2 dengan harapan Anda akan lebih mudah mengisinya. Perhatikan bahwa kolom berwarna gelap tidak perlu diisi sebab akan secara otomatis terisi atau dihitung jika Anda melakukan input TRIMS ke komputer atau laptop.


Pengeluaran
Program Sekolah

Pengembangan Kompetensi lulusan: Jumlah dana yang dikeluarkan untuk pengembangan kompetensi lulusan, baik akademik dan non akademik dalam satu semester.

Pengembangan Kurikulum/ KTSP: Jumlah dana yang dikeluarkan untuk penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan, penyusunan kalender pendidikan, pelaksanaan program pembelajaran, penilaian hasil belajar peserta didik, menyusun dan menetapkan peraturan akademik dalam satu semester.

Pengembangan Proses Pembelajaran: Jumlah dana yang dikeluarkan dalam Pengembangan Proses Pembelajaran dalam satu semester

Pengembangan Sistem Penilaian: Jumlah dana yang dikeluarkan dalam Pengembangan sistem penilaian sekolah dalam satu semester

Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Jumlah dana yang dikeluarkan untuk penyusunan program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan, pengangkatan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tambahan, mendukung promosi pendidik dan tenaga kependidikan, mendukung pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan, mendukung penempatan dan mutasi tenaga kependidikan, serta mendukung pelaksanaan tanggung jawab pendidik dan tenaga kependidikan dalam satu semester.
Pengembangan Sarana dan Prasarana: Jumlah dana yang dikeluarkan untuk penetapan program tertulis dan pelaksanaan kegiatan pengelolaan sarana dan prasarana dalam satu semester.

Pengembangan managemen sekolah: Jumlah dana yang dikeluarkan dalam mengembangkan managemen sekolah sekolah dalam satu semester.

Kesiswaan: Jumlah dana yang dikeluarkan untuk kegiatan kesiswaan seperti seleksi peserta didik, penerimaan peserta didik, orientasi peserta didik, konseling, kegiatan ekstra dan kurikuler, pembinaan prestasi unggulan dan pelacakan alumni dalam satu semester.

Budaya dan Lingkungan Sekolah: Jumlah dana yang dikeluarkan dalam penyusunan kode etik/ prosedur dan pelaksanaan penciptaan suasana, iklim dan lingkungan belajar yang kondusif untuk pembelajaran efisien dalam satu semester

Pengembangan Karakter Budaya Bangsa serta Kewirausahaan: Jumlah dana yang dikeluarkan dalam Pengembangan Karakter Budaya Bangsa serta Kewirausahaan dalam satu semester

Dalam TRIMS, pencatatan pengeluaran untuk program sekolah diklasifikasikan berdasarkan masing-masing sumber dana untuk membiayai pengeluaran tersebut (seperti halnya formulir BOS K2). Sumber-sumber dana membiayai pengeluaran diklasifikasikan sebagai berikut:
• Rutin
• Bantuan Operasional Sekolah (BOS): Pusat, Provinsi, Kab/Kota
• Bantuan Lain
• Pendapatan asli sekolah

Non Program Sekolah

Belanja Pegawai: Jumlah dana yang digunakan untuk pembayaran gaji maupun tunjangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam satu semester

Belanja Barang dan Jasa: Jumlah dana yang dipergunakan untuk belanja barang dan jasa sekolah dalam satu semester.
FORMAT BOS-K2
Diisi oleh Sekolah
Dikirim ke Tim Manajemen BOS Kab/Kota


Biaya Pendaftaran per Siswa SUMBER DANA
REALISASI PENGGUNAAN DANA TIAP JENIS ANGGARAN RUTIN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH BANTUAN LAIN PENDAPATAN ASLI SEKOLAH
Pengeluaran (dalam rupiah) PUSAT PROVINSI KAB/KOTA
Program Sekolah
Pengembangan Kompetensi Lulusan



Terisi secara otomatis dalam aplikasi
Pengembangan kurikulum/ KTSP
Pengembangan proses pembelajaran
Pengembangan sistem penilaian
Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan
Pengembangan sarana dan prasarana sekolah
Pengembangan manajemen sekolah
Pembinaan kesiswaan/ ekstrakulikuler
Budaya dan Lingkungan sekolah
Pendidikan karakter dan budaya bangsa, serta kewirausahaan
SubTotal
Non Program Sekolah
Belanja Pegawai Terisi secara otomatis dalam aplikasi

Terisi secara otomatis dalam aplikasi

Belanja Barang dan Jasa
Sub Total
Total Pengeluaran/ Belanja (1 + 2)
Biaya Aktual per Siswa
Biaya Operasional Aktual per siswa
Iuran yang diharapkan
BOS (yang diharapkan)
Kontribusi BOS (%)
Kesenjangan BOS

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar